Kementerian Pekerjaan Umum

Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum
(021) 72801060 ppid.djpi@pu.go.id
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110, Gedung G
DJPI Laksanakan Diskusi Strategi Optimalisasi Pelaksanaan KPBU Untuk Pembangunan Infrastruktur Bidang Pekerjaan Umum
Apr 16, 2025
By Admin
Dilihat 58 kali

DJPI Laksanakan Diskusi Strategi Optimalisasi Pelaksanaan KPBU Untuk Pembangunan Infrastruktur Bidang Pekerjaan Umum

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum (Dirjen PI) Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU), Rachman Arief Dienaputra, memimpin diskusi Strategi Optimalisasi Pelaksanaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Pembangunan Infrastruktur Sektor Pekerjaan Umum (PU). Diskusi tersebut menghadirkan narasumber ahli Transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Harun Al Rasyid, di kantor Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum (DJPI), Jakarta, Rabu (16/04/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PI mengingatkan kembali pesan dari Menteri Pekerjaan Umum terkait pelaksanaan KPBU. "Bapak Menteri berpesan agar peran swasta dalam pelaksanaan KPBU dapat ditingkatkan lagi karena untuk pelaksanaan KPBU saat ini tidak ada lagi bantuan konstruksi dari pemerintah," ujar Dirjen PI.

Prof. Harun Al Rasyid memberikan pandangannya terkait konsep KPBU. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam konsep KPBU, menurut Harun, adalah membedakan pemahaman antara *do things right* dan *do the right things*. "Masalah utama banyak proyek KPBU gagal karena hanya menyiapkan sebagian sistem. Solusinya adalah adanya playing book atau Standar Operasional dan Prosedur (SOP) yang jelas untuk pelaksanaan KPBU," ungkap Harun.

Harun juga menerangkan bahwa permasalahan KPBU tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. "Permasalahan itu antara lain menyangkut siapa yang akan mengelola aset, siapa yang akan menjadi operator, dan bagaimana pembagian risikonya," tegasnya.

Untuk jangka waktu panjang, Harun menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik (*good governance*) di bidang infrastruktur. "Kelembagaan juga sangat penting keberadaannya karena berfungsi mengelola konflik sehingga akan menciptakan clean government dan swasta yang perform, serta memperjelas pembagian fungsi antara regulasi dan operator," terangnya.

Di sisi lain, Dirjen PI juga menekankan pentingnya standar kontrak dan pemahaman yang baik terkait pembagian risiko (sharing risk) dalam proyek KPBU oleh seluruh pegawai lingkup DJPI.

Share:

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Proyek KPBU Terkait

Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi

Rp 26,31 Triliun

Jalan Tolllllll Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi Bali
Jalan Tol Jambi-Rengat

Rp 49,60 Triliun

Jalan Tolllllll Jalan Tol Jambi-Rengat Riau dan Jambi
Jalan Tol Gedebage - Tasikmalayaa

Rp 34,19 Triliun

Jalan Non Tolllllplplp Jalan Tol Gedebage - Tasikmalayaa Jawa Barat
Pengelolaan Kawasan Bendungan Sukamahi Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP)

Rp -

Bendungan Multiguna Pengelolaan Kawasan Bendungan Sukamahi Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Kabupaten Bogor, Jawa Barat
SMART WATER MANAGEMENT (SWM) SEMARANG CITY

Rp 578 Milyar

SPAM SMART WATER MANAGEMENT (SWM) SEMARANG CITY Kota Semarang, Jawa Tengah